Keterangan: "Rakor Tim Pembina Kabupaten Sehat"
Berita IKP Rabu, 14 Agustus 2019 Dibaca 267 Kali
Bersiap Raih Kembali Wistara, IDP: Tidak Haram untuk Berpartisipasi dalam Sukses Kabupaten Sehat

Luwu Utara, -- Kabupaten Luwu Utara saat ini tengah mempersiapkan Verifikasi Kabupaten Sehat Tingkat Nasional.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani saat memimpin Rapat Koordinasi menghadapi verifikasi tersebut menegaskan, tidak haram untuk mengambil bagian serta proaktif.

"Peran serta dari SKPD terkait sangat dibutuhkan, terutama kolaborasi. Kecamatan juga harus ikut bertanggungjawab bersama Pemdes. Adapun SKPD yang tidak menjadi penanggungjawab harus proaktif melihat indikator apa yang bisa diintervensi," kata Indah di Ruang Rapat Wakil Bupati, tempat giat berlangsung, Rabu (14/8).

Selain penentuan lokus, hal yang tidak kalah penting menurut bupati perempuan pertama di Sulsel ini adalah pendampingan.

"Kalau sudah menentukan lokus, Forkab dan SKPD buat jadwal pembinaan pada lokus yang telah kita pilih, pastikan lokus yg dipilih memenuhi indikator. Teman-teman SKPD juga harus mendampingi, pimpinan jadi point penting hadir untuk menunjukkan kuatnya komitmen kita. Sekali lagi pendampingan dilakukan oleh pimpinan SKPD atau unit kerja. Saya juga berharap program kita berkelanjutan sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat, tidak sekadar untuk meraih penghargaan," tegas Indah.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan, Andi Muhammad Nasrum menuturkan rakor dilaksanakan untuk finalisasi penentuan lokus. "Juga SKPD bersama forum untuk membina lokus yang telah kita sepakati. Total ada 31 lokus yang tersebar di 8 kecamatan dan tadi sudah ada yang kita sepakati, namun dalam perjalanannya sesuai petunjuk ibu bupati boleh diganti jika ada yang tidak memenuhi indikator," kata Andi Nasrum.

Untuk diketahui, 2017 lalu Luwu Utara termasuk Kabupaten Sehat kategori Swasti Saba Wistara, yang merupakan verifikasi tertinggi. "Tim verifikator akan tiba pada 23-27 September mendatang dan saya yakin dengan semangat dan komitmen kita bisa meraih kembali wistara," kuncinya.

Hadir pada rakor tersebut Pimpinan SKPD, para camat, Tim Pembina Kabupaten Sehat, dan stakeholder terkait. (Rn)