Keterangan: "Sosialisasi Sinergitas APIP dan APH"
Berita IKP Kamis, 12 November 2020 Dibaca 168 Kali
Gelar Sosialisasi, Pemda Luwu Utara Perkuat Sinergitas APIP dan APH

 Luwu Utara -- Sosialisasi Sinergitas antara Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam mengawal Tindak Pidana Korupsi dan Pelaksanaan Saber Pungli digelar Kamis, 12 November 2020 di Aula Lagaligo Kantor Bupati Luwu Utara oleh Inspektorat Kabupaten Luwu Utara.

Giat yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah, Armiadi tersebut, diikuti para staf ahli dan asisten bupati, kepala perangkat daerah, serta para Camat dan akepala Puskesmas lingkup Pemerintahan Kabupaten Luwu Utara.

Dalam arahannya Sekda Armiadi mengatakan bahwa dalam pencegahan tindak pidana korupsi APIP dan APH perlu melakukan sinergi utamanya dalam penanganan laporan atau pengaduan masyarakat yang terindikasi tindak pidana korupsi pada penyelenggaraan pemerintahan.

"Sosialisasi hari ini adalah bentuk komitmen pemerintah kabupaten dalam menciptakan pemerintahan yang bersih. Selain itu juga untuk memberikan rasa aman bagi pemerintah daerah untuk melakukan percepatan pembangunan yang efektif di Luwu Utara," tegas Armiadi.

Terkait pemberantasan pungutan liar atau pungli, Sekda Armiadi menegaskan, perlu dilakukan upaya pemberantasan secara tegas, terpadu, efektif, efisien, dan mampu menimbulkan efek jera.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara telah menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar atau Saber Pungli melalui Surat Keputusan Bupati Luwu Utara nomor 388.4.45/118/I/2019 tentang Pembentukan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar.

"Tim Saber Pungli merupakan bagian dari kebijakan pemerintah melaksanakan reformasi di bidang hukum. Satgas saber pungli ini memiliki 4 fungsi yaitu intelijen pencegahan, penindakan yustisi, dan sosialisasi," tandasnya.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Luwu Utara, Muhtar Jaya mengatakan bahwa sosialisasi tersebut dilakukan untuk mempertajam sinergitas dan peran APIP dan APH dalam memberikan kepastian hukum bagi para birokrat untuk melaksanakan tugas pokok dan menghilangkan mispersepsi terhadap kedua institusi tersebut.

Selain Inspektur Muhtar Jaya, Sosialisasi Sinergitas antara Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam mengawal Tindak Pidana Korupsi dan Pelaksanaan Saber Pungli juga menghadirkan Kajari Luwu Utara, Haedar dan Kasatreskrim Polres Luwu Utara sebagai Narasumber. (cc)